Menjadi Ibu yang Baik

Hai nak.

Tanggal 28 Oktober 2017 lalu, tepat 2 bulan usiamu. Kamu semakin bertumbuh besar dan sehat. Berat badanmu 6,2 kg dan panjangmu sudah 60 cm.

Nak, kali ini ibu mau bercerita tentang apa yang ibu rasakan 2 bulan bersamamu.

Jujur ya nak, sebelum memilikimu, ibu bukan orang yang menyukai anak kecil.

Ibu merasa tidak bisa berkomunikasi dan enjoy saat bersama anak kecil. Ibu terkadang merasa takut jika ditolak apalagi jika membuatnya menangis.

Mungkin karena ibu anak bungsu dan sejak kecil tidak bermain dengan anak yang usianya lebih muda dari ibu.

Sangat jauh berbeda dengan bapakmu. Bapak terlihat santai kalau bicara dengan anak kecil. Mungkin karena bapak adalah anak sulung dan sudah terbiasa mengurus adik-adiknya sejak masih kecil.

Sejak awal ibu tahu bapak sangat ingin memiliki anak. Saat awal kehamilanmu, ada ketakutan dalam diri ibu. Ibu takut tidak bisa menjadi ibu yang baik, karena ibu sangat tidak mempunyai pengalaman dalam mengurus anak kecil.

Ibu benar-benar hanya berharap naluri sebagai ibu akan timbul dan membantu ibu dalam merawatmu.

Kelahiranmu merupakan babak pembelajaran baru dalam hidup ibu. Ibu belajar untuk mengerti keinginanmu, kamu lapar, bosan, ingin ditemani, sakit atau sedang tidak nyaman.

Ibu belajar untuk berbicara denganmu, mencoba menghibur saat kamu menangis, menyanyikan lagu meskipun sering salah lirik dan menjadi olok-olok bapakmu.

Ibu belajar untuk menyusuimu dengan baik, memandikanmu dengan benar dan memenuhi semua kebutuhanmu. Ibu juga belajar untuk menjadikan kamu prioritas dalam hidup ibu, melebihi diri ibu sendiri.

Tapi nak, dalam proses belajar ini, ibu melakukan kesalahan. Ibu kurang hati-hati, ketiduran, malas, tidak peka dan banyak kesalahan lainnya. Terkadang ibu sulit untuk berkonsentrasi karena kurang istirahat.

Saat melakukan kesalahan itu, seringkali ibu kehilangan kepercayaan diri dan merasa gagal menjadi ibu untukmu.

Maafkan ibu ya nak.

Maafkan ibu yang masih belum bisa mengerti semua keinginanmu.

Ibu janji akan selalu berusaha dan belajar untuk menjadi ibu yang baik untukmu.

Ibu mengasihimu Kayika.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2017 Kayika Pushandaka